Selasa, 15 Juni 2010

JEPANG

Jepang merupakan negara kepulauan yang terletak di timur laut Benua Asia dan sebelah barat laut Samudera Pasifik. Nama internasional Jepang adalah Japan, sedangkan orang Jepang sendiri menamakan negerinya Nippon. Jepang juga dijuluki negara Matahari Terbit dan negara Sakura. Hingga saat ini Jepang merupakan negara industri terkemuka di Asia, bahkan nomor dua di dunia setelah Amerika Serikat. Ibu kota Jepang adalah Tokyo yang merupakan kota terbesar dan terdapat di dunia.

Wilayah Jepang

a. Keadaan Alam
1) Letak dan Luas Wilayah
Seacara astronomis Jepang terletak di antara 30°LU - 47°LU dan 128°BT - 146°BT, sedangkan secara geografis terletak di kawasan Asia Timur yang terpisah dari daratan Asia.

Luas wilayah Jepang adalah 370.370 km². Wilayahnya membentang dari utara ke selatan sepanjang lebih kurang 2.400 km dan terdiri atas empat pulau utama, yaitu Pulau Hokkaido (Yesso) luasnya 78.037 km², Pulau Honshu (Hondo), Pulau Shikoku, dan Pulau Kyushu(36.554 km²). Honshu merupakan pulau terbesar di Jepang yang luasnya 227.414 km² dan memiliki penduduk yang paling padat. Di samping keempat pulau utama masih terdapat lebih dari 3.900 pulau lainnya.

2) Batas Wilayah
Wilayah Jepang seluruhnya dibatasi oleh perairan (laut dan samudera). Adapun batas-batas wilayahnya adalah sebagai berikut.
a) Sebelah utara berbatasan dengan Laut Okhotsk.
b) Sebelah selatan berbatasan dengan Laut Cina Timur dan Laut Filipina.
c) Sebelah timur berbatasan dengan Samudera Pasifik.
d) Sebelah barat berbatasan dengan Laut Jepang dan Selat Korea.

3) Bentang Alam
Daratan Jepang pada umumnya merupakan daerah yang bergunung-gunung dengan puncak tertinggi adalah Gunung Fuji atau Fujiyama (3.778 meter). Gunung ini dianggap keramat oleh bangsa Jepang dan menjadi lambang negara Matahari Terbit.

Pegunungan di Jepang merupakan kelanjutan dari rangkaian jalur Pegunungan Sirkum Pasifik. Di Jepang terdapat lebih dari 200 gunung api dan 77 buah diantaranya masih aktif sehingga letusan gunung api dan gempa bumi biasa terjadi. Di samping itu, wilayah Jepang juga tergolong labil.

Sekitar 16% daratan Jepang merupakan dataran rendah yang dapat ditanami. Dataran rendah ini umumnya terdapat di pantai dan terpisah oleh pegunungan. Di Pulau Honshu bagian timur terdapat 3 dataran rendah yang agak luas, yaitu Dataran Rendah Kwanto, Kinki, dan Nobi. Oleh karena kondisi wilayahnya sebagai negara kepulauan dan bergunung-gunung maka sungai di Jepang pendek-pendek dan alirannya sangat deras sehingga baik untuk pembangkit tenaga listrik dan irigasi.

Pantai Jepang mempunyai banyak teluk sehingga sangat baik untuk pelabuhan alam. Danau di Jepang umumnya kecil-kecil dan yang merupakan danau terbesar adalah Danau Biwa di dekat Kyoto.

4) Iklim
Secara keseluruhan Jepang mempunyai iklim muson laut sedang. Oleh karena Jepang terletak antara garis lintang 30°LU - 47°LU maka iklim Jepang bagian selatan berlainan dengan iklim bagian utara. Di bagian utara musim dingin bersalju, sedangkan musim panasnya pendek. Curah hujannya sedang sampai lebat.

Pada bulan Desember-Januari terjaid musim dingin di bagian selatan, sedangkan di bagian utara tertutup salju. Pada bulan Juni-Juli saat musim panas bertiup angin muson tenggara sehingga Jepang bagian utara terasa sejuk, sedangkan bagian selatan panas.

Curah hujan rata-rata 1.524 mm/tahun. Suhu udara tahunan rata-rata 8°C di utara dan 17°C di selatan. Jepang sering dilanda angin taifun, sejenis badai tropis yang terjadi pada bulan September. Angin tersebut bertiup dari Samudera Pasifik melintasi bagian tenggara Pulau Honshu, Shikoku, dan Kyushu disertai gelombang pasang (tsunami) sehingga sangat membahayakan kehidupan penduduk di wilayah tersebut. Sekitar 60% daratan Jepang terdiri atas hutan. Sesuai dengan iklimnya tumbuhan alami Jepang bagian selatan adalah hutan musim, bagian tengah berupa hutan campuran, dan di bagian utara berupa hutan cemara.

b. Keadaan Penduduk
Pada pertengahan tahun 2001 jumlah penduduk Jepang adalah 127.100.000 jiwa. Pertumbuhan penduduknya rata-rata 0,3% setiap tahun, sedangkan kepadatan penduduknya 343 jiwa/km².

Penduduk Jepang termasuk induk bangsa Mongoloid. Penduduk aslinya adalah suku bangsa Ainu yang tinggal di Pulau Hokkaido. Sebanyak 77% dari jumlah penduduknya tinggal di kota, khususnya di daerah-daerah industri besar di bagian tenggara dan selatan Honshu serta bagian utara Kyushu.

Sebagian besar (93%) penduduk beragama Shinto yang memuja Dewa Matahari, dan sebagian lagi beragama Buddha. Bahasa nasionalnya adalah bahasa Jepang dengan menggunakan huruf Kanji.

c. Kegiatan Ekonomi Penduduk
Jepang memiliki perekonomian yang mantap dan mempunyai pendapatan per kapita yang tergolong tinggi di dunia. Sektor perekonomian yang terpenting, antara lain sebagai berikut.
1) Pertanian
Walaupun Jepang merupakan negara industri maju, tetapi sektor pertanian masih sangat diperhatikan. Luas lahan pertanian di Jepang hanya 16% dari luas daratannya. Pertanian di Jepang menunjukkan hasil yang sangat memuaskan karena lahan pertaniannya terdiri atas tanah vulkanis yang subur dan dikerjakan secara intensif dan mekanis dengan menggunakan sistem hidroponik.

Adapun hasil pertaniannya adalah sebagai berikut.
a) Untuk keperluan dalam negeri, seperti padi, kentang, jagung, gandum, kacang, kedelai, dan murbei (makanan ulat sutra).
b) Untuk komoditas ekspor, seperti teh hijau, tembakau, dan bit gula, serta tanaman obat-obatan.

2) Perikanan
Usaha perikanan di Jepang sangat maju, terbukti bahwa Jepang merupakan negara penghasil dan pengekspor ikan terbesar di dunia dengan hasil rata-rata per tahun 7 juta ton ikan.

Faktor-faktor penunjang mejunya perikanan di Jepang antara lain sebagai berikut.
a) Laut di Jepang akan kaya ikan karena merupakan tempat bertemunya arus panas (Kuro sjiwo) dan aruss dingin (Oya sjiwo).
b) Menggunakan teknologi dan alat-alat penangkapan ikan yang modern.
c) Mempunyai pelabuhan-pelabuhan alami yang baik untuk dermaga perikanan.
d) Memiliki armada perikanan yang besar dengan jangkauan penangkapan ikan yang jauh dan luas.

Hasil-hasil perikanannya antara lain ikan sardin, haring, salmon, kerang mutiara, pecak, ikan tuna, ikan hiu, dan ikan paus. Hasil laut lainnya berupa rumput laut.

3) Pertambangan
Sebenarnya Jepang tidak banyak memiliki barang tambang. Beberapa barang tambang yang dihasilkan adalah batu bara, tembaga, bijih besi, timah, dan belerang. Untuk memenuhi kebutuhan industrinya, Jepang mengimpor barang-barang tambang dari luar negeri, misalnya bahan bakar minyak bumi dan gas alam yang didatangkan dari Indonesia dan negara-negara Timur Tengah.

4) Perindustrian
Sekarang Jepang menjadi negara industri terbesar ke-2 di dunia setelah Amerika Serikat. Industrinya berkembang dari industri kerajinan tangan sampai industri berat.

Faktor-faktor pendukung majunya industri di Jepang adalah sebagai berikut.
a) Tersedianya tenaga kerja yang ahli dan terampil.
b) Upah buruh relatif murah.
c) Kaya akan batu bara putih (air terjun) sebagai sumber tenaga air (PLTA).
d) Memiliki pelabuhan alam yang banyak sehingga memudahkan pengangkutan barang-barang ekspor impor.
e) Sistem penghubungan yang baik di dalam negeri, terutama dengan menggunakan kereta api.
f) Jangkauan pemasaran hasil industrinya luas meliputi dalam dan luar negeri.
g) Penduduk Jepang suka bekerja keras dan berdisiplin tinggi.
h) Tersedianya modal yang cukup.
i) Melaksanakan Politik Dumping.

Daerah-daerah industri terpenting di Jepang adalah sebagai berikut
a) Daerah industri Keihin
Daerah industri ini terletak di Dataran Kwanto sekitar Teluk Tokyo dan merupakan kawasan industri terpenting dan terluas di Jepang. Industrinya meliputi industri baja, mobil, galangan kapal, alat listrik, elektronika, tekstil, kimia, kamera, penyulingan minyak, kertas, dan percetakan. Kota industrinya adalah Tokyo, Yokohama, dan Kawasaki.
b) Daerah industri Hanshin
Daerah ini terletak di Dataran Kinki sekitar Teluk Osaka. Kota-kota industrinya adalah sebagai berikut.
(1) Osaka, kota industri tekstil terbesar di Jepang.
(2) Kyoto, kota industri kerajinan tangan, mainan anak-anak, dan industri sutra.
(3) Kobe, kota industri mobil, galangan kapal, besi baja, mesin, penyulingan minyak, kimia, dan alat-alat listrik.
c) Daerah indusri Chukyo
Daerah ini terletak di Dataran Nobi sekitar Teluk Ise. Kota-kota industrinya adalah sebagai berikut.
(1) Nagoya, kota industri pesawat terbang, elektronika, otomotif, dan kereta api.
(2) Hamamatsu, kota industri alat-alat musik.
d) Daerah indusri Kitakyushu
Daerah ini terletak di bagian utara Pulau Kyushu yang meliputi 2 kota industri
(1) Yawata, kota industri besi baja terbesar.
(2) Nagasaki, kota industri galangan kapal.

5) Perhubungan dan perdagangan
Jaringan perhubungan di Jepang sangat baik, terutama jaringan kereta api cepat yang menghubungkan semua kota-kota besar di Jepang. Tersedianya banyak pelabuhan alami sangat menunjang perhubungan laut. Kota pelabuhan yang penting adalah Yokohama, Nagasaki, dan Kobe. Bandar udara di Tokyo, yaitu Haneda dan Narita. Perusahaan penerbangannya adalah JAL (Japan Air Lines), sedangkan maskapai pelayarannya adalah Nippon Yusen Kaisha.

Perdagangan di dalam dan di luar negeri Jepang sangat ramai. Barang-barang ekspor hampir seluruhnya merupakan barang hasil industri yang membanjiri pasar-pasar di seluruh dunia. Barang-barang impornya adalah hasil-hasil tambang, bahan bakar (batu bara, minyak bumi, dan gas alam), hasil-hasil pertanian (karet, kapas, gandum, gula, kelapa sawit, dan kayu), dan kulit hewan.

d. Kebudayaan
Dari segi kebudayaan, Jepang banyak menerima pengaruh dari China, tetapi antara keduanya tampak perbedaan yang jelas sehingga terlihat suatu ciri yang khas. Beberapa bentuk hasil budaya Jepang yang khas antara lain Chanoyu (upacara minum teh), judo juijitsu dan karate, ikebana (seni tata kebun dan merangkai bunga), Kabuki (sendratari), dan Joluri (sandiwara boneka). Selain itu, sistem nilai budaya yang baik adalah penduduk Jepang suka bekerja keras dan berdisiplin tinggi serta pantang menyerah.


Ikebana, bentuk seni tradisional Jepang

e. Bentuk Negara
Jepang adalah negara kekaisaran yang menganut sistem parlementer. Kepala negaranya bergelar kaisar atau tenno. Kaisar tidak memegang pemerintahan, tetapi pemerintahannya dipegang oleh perdana menteri. Menurut kepercayaan bangsa Jepang, kaisar adalah keturunan Dewa Matahari (Dewa Amaterasu Omikami). Kekuasaan Jepang termasuk paling tua di dunia. Dinasti yang memerintah tidak pernah berganti sejak 1.500 tahun silam.

f. Bentuk Kerja Sama Jepang dengan Indonesia
Bentuk kerja sama Jepang dan Indonesia terwujud dalam bidang berikut ini.
1) Bidang politik
Kedua negara saling menempatkan duta besarnya masing-masing

2)Bidang ekonomi
Dalam bidang ekonomi khususnya dalam bidang berikut.
a) Perdagangan
Jepang merupakan negara tujuan ekspor utama Indonesia. Ekspor Indonesia ke Jepang adalah minyak bumi mentah, gas alam cair, aluminium, bijih logam, besi, timah, tembaga, bauksit, kayu lapis, mebel, dan kopi. Impor Indonesia dari Jepang berupa hasil-hasil industri, seperti mesin kendaraan bermotor, peralatan mobil, barang-barang elektronika, lembaran besi baja, kapal, mesin industri, bahan-bahan kimia, dan pipa besi baja.

b) Penanaman modal (investasi)
Jepang menjadi negara investor utama bagi Indonesia, terutama di bidang industri otomotif dan elektronika. Jepang juga membantu memberikan pinjaman kredit kepada Indonesia melalui CGI (Consultative Group for Indonesia) dengan jumlah bantuan paling besar dibandingkan anggota lainnya.

3) Bidang teknologi
Jepang banyak membantu teknologi dan tenaga ahli kepada Indonesia, misalnya dalam pembuatan Bendungan Asahan, pabrik aluminium, dan pembangunan kilang minyak di Plaju.

4) Bidang pendidikan dan kebudayaan
Dalam bidang pendidikan dan kebudayaan hubungan antara Indonesia dan Jepang diantaranya sebagai berikut.
a) Di Jakarta telah dibentuk Lembaga Indonesia-Jepang yang menangani masalah peningkatan hubungan di bidang kebudayaan antara kedua negara.

b) Saling tukar-menukar pelajar dan mahasiswa antara kedua negara.

Ditulis Oleh : khairul anas ~ All- Round About Knowledge
Arak GoendoelSobat sedang membaca artikel tentang JEPANG. Oleh Admin, Sobat diperbolehkan mengcopy paste atau menyebar-luaskan artikel ini, namun jangan lupa untuk meletakkan link dibawah ini sebagai sumbernya

0 comments:

Leave a Reply