Jumat, 04 Juni 2010

BENUA ASIA

1. Letak dan Luas Wilayah
Letak Astronomis daratan Asia berada di antara 77°LU-11°LS dan 26°BT-169°BT. Secara Geografis Asia terletak di anatara Benua Eropa dan Australia, serta di antara Samudera Hindia, Samudera Pasifik, dan Samudera Arktik. Secara Geologis daratan Asia dan Daratan Eropa bergabung menjadi satu dinamakan Daratan Eurasia. Luas Benua Asia adalah 43.998.920 km², yang meliputi hampir sepertiga dari luas daratan di bumi.

2. Batas Wilayah
Batas-batas wilayah Benua Asia adalah sebagai berikut.
a. Sebelah utara berbatasan dengan Samudera Arktik dan Selat Bering.
b. Sebelah selatan berbatasan dengan Samudera Hindia.
c. Sebelah timur berbatasan dengan Samudera Pasifik.
d. Sebelah barat berbatasan dengan Laut Tengah (Laut Mediterania) dan Laut Merah.

Wilayah Benua Asia

3. Bentang Alam
Secara umum bentang alam Asia bergunung-gunung yang intinya dikenal dengan nama Pegunungan Himalaya dengan puncaknya Gunung Everest (Mount Everest) yang tingginya 8.848 m, dan merupakan puncak tertinggi di dunia. Gunung Everest selalu diliputi oleh salju abadi. Makin ke timur dan tenggara Pegunungan Himalaya, daerahnya makin landai dan makin lebar seperti bentuk kipas yang diselingi oleh celah-celah terjal yang menjadi dasar sungai yang mengalir ke wilyah Semenanjung Indocina, Myanmar, Thailand, dan terus ke Semenanjung Malaka. Ke arah timur laut mulai dari pegunungan Hindukush dan Pegunungan Karakorum melebar dan bersambung dengan Pegunungan Khan, Altai Besar, dan gugusan Pegunungan Siberia Selatan.

Pegunungan Himalaya

Ke arah barat melandai membentuk plato plato di kawasan Iran dan Anatolia (Turki), Sedangkan selebihnya berupa pegunungan atau dataran tinggi yang terpisah-pisah di antaranya sebagai berikut.
a. Jazirah Arab, sepanjang Laut Merah dan Teluk Aden.
b. Semenanjung India di bagian selatan terdapat Dataran Tinggi Dekan. Di Sri Lanka terdapat kompleks Pegunungan Tujuh Dara dan Gurun Pidurutalagala.
c. Pegunungan -pegunungan di Jepang, Taiwan, Filipina, dan Indonesia.

Adapun dataran rendah di Asia terhampar di beberapa kawasan berikut.
a. Di sepanjang aliran Sungai Ob, Sungai Yenisey, Sungai Huang Ho, dan Sungai Yangtse.
b. Dataran rendah di sepanjang aliran Sungai Indus dan Sungai Gangga di Pakistan dan India.
c. Dataran rendah di semenanjung Indocina, Semenanjung Malaka, dan Indonesia.

Adapun daerah-daerah depresi (tanah yang turun) membentuk danau-danau besar, antara lain Danau Kaspia (393.897 km²), Danau Aral (68.682 km²), dan Danau Baikal (31.500 km²).

Sungai-sungai besar di Asia antara lain Sungai Yangtse (5.520 km), Sungai Mekong (5.186 km), Sungai Huang Ho atau Sungai Kuning (4.672 km), Sungai Amur (4.509 km), Sungai Lena (4.270 km), Sungai Yenisey (4.129 km), Sungai Indus (3.168 km), Sungai Gangga (2.494 km), Sungai Ob (3.400 km), dan Sungai Brahmaputra (2.900 km).

4. Iklim
a. Asia Utara
Wilayah Asia Utara khususnya Siberia Utara beriklim kontinental kutub dengan cirinya pada musim dingin berlangsung lama, sedangkan musim panas berlangsung amat singkat. Curah hujan terbanyak jatuh di dataran rendah sepanjang muara Sungai Amur (1.016 mm/tahun) yang jatuh pada musim panas dan dibawa oleh angin muson tenggara dari laut Jepang.

b. Asia Tengah
Kawasan Asia Tengah beriklim kontinental kering dengan curah hujan bekisar antara 20-101 mm/tahun. Gurun Gobi merupakan lokasi terkering di wilayah Asia Tengah.

c. Asia Barat
Kawasan Asia Barat terutama Jazirah Arab dan Plato Iran beriklim darat (iklim gurun). Curah hujan bekisar antara 254-598 mm/tahun, sedangkan Jazirah Anatolia beriklim Mediterania dengan curah hujan terbanyak jatuh di pantai timur Laut Hitam, yaitu 762 mm/tahun.

d. Asia Selatan dan Asia Tenggara
Kawasan Asia Selatan dan Asia Tenggara beriklim tropik basah dengan curah hujan lebih dari 2.032 mm/tahun. Hujan erbanyak dan berlangsung sepanjang tahun tercatat di daerah Cherrapunji (Propinsi Assam di India), yaitu 11.000 mm/tahun yang dibawa oleh angin muson barat daya dari Teluk Benggala.

e. Jepang dan Semenanjung Korea
Kawasan Jepang dan Semenanjung Korea beriklim subtropik dengan curah hujan bekisar 2.032 mm/tahun. Khusus untuk wilayah Jepang bagian selatan, hujan dibawa oleh angin pasat tenggara dari Samudera Pasifik.

5. Keadaan Penduduk
Pada pertengahan tahun 2001 penduduk Benua Asia diperkirakan berjumlah 3.727.200.000 jiwa. Angka kelahiran 22, angka kematian 8, dan pertumbuhan penduduknya 1,4%. Penduduk di Benua Asia terdiri atas berbagai tipe ras yang telah bercampur baur sehingga mengalami asimilasi satu sama lain. Kedatipun demikian, dalam lingkungan wilayah tertentu masih terdapat ras-ras yang dominan, yaitu sebagai berikut.
a. Asia Timur dan Asia Tenggara, sebagian besar penduduknya termasuk ras Mongoloid.
b. Asia Utara dan Asia Tengah, mayoritas penduduknya termasuk ras Kaukasoid atau Eropeid.
c. Asia Selatan bagian Selatan didominasi oleh ras Kaukasoid dan ras Negroid, misalnya suku bangsa Dravida di India bagian Selatan dan Sri Lanka.
d. Asia Kecil dan Asia Barat (Timur Tengah) bagian utara didominasi oleh ras Eropeid dan ras Negroid
e. Asia Barat (Timur Tengah) bagian selatan khususnya negara-negara di semenanjung Arab (Yaman, Hadramaut, dan Oman) didominasi oleh ras Negroid.

Selain kelompok ras, penduduk di Kawasan Asia dicirikan oleh beberapa kelompok etnis dengan kelompok terbesar adalah Arab, Hindustan di India, dan China.

Ditulis Oleh : khairul anas ~ All- Round About Knowledge
Arak GoendoelSobat sedang membaca artikel tentang BENUA ASIA. Oleh Admin, Sobat diperbolehkan mengcopy paste atau menyebar-luaskan artikel ini, namun jangan lupa untuk meletakkan link dibawah ini sebagai sumbernya

0 comments:

Leave a Reply